K-Drama

KDrama - The Innocent Man / Nice Guy (2012)

October 19, 2018

세상 어디에도 없는 착한 남자
Nice Guy Who Never Seen Anywhere in this World 

(posted in 2015)

Golden era nya Kdrama bagi gue pribadi jatuh di tahun 2009-2013. Setelah malang-melintang di dunia per k-drama an dan sudah banyak makan asam garam macam rupa jenis genre, sambil setengah denial  harus gue akui kalau drama favorit gue selalu MELODRAMA; classic melodrama ; traditional melodrama; which is genre ini udah ketinggalan jaman dan semakin jarang ditemui tahun-tahun belakangan.

Salah satunya ; THE INNOCENT MAN / NICE GUY

Yang sampai sekarang masih menempati posisi no. 1 melodrama favorit gue sepanjang masa yang masih rutin gue rewatch setiap tahunnya.

Beberapa waktu lalu gue baru aja me-rewatch Nice Guy untuk yang ke 12345x nya dalam hidup gue dan rasanya ingin banget mengupdate tulisan ini karena setiap gue rewatch, tapi ada hal baru yang gue noticing. Dan setiap gue nememukan hal itu, gue lagi-lagi jatuh cinta with the depth is Nice Guy's story line and falling in love again and again with the way Kang Maru and Seo Eungi love each other :3 That's way, there are no dramas can be replaced Nice Guy in my heart.

Fakta pertama, dari semua official poster promotion Nice Guy yang di rilis, poster yang gue taruh diatas adalah paling gue suka karena poster itu bercerita. The emptiness and hanging tears in his eyes– bener-bener ngevisualisasiin tokoh utama, Kang Maru. Kenapa dia nangis? Kenapa dari sorot matanya tergambar kekecewaan. Poster diatas itu bener-bener merepresentasikan cerita Kang Maru dan gelap, menyakitkan dan penuh air mata.

Sayangnya, poster diatas di banned oleh asosiasi hangul korea. 
Tulisan hangul "착칸 남자" (Nice Guy) di poster itu memang sengaja dibuat salah eja (merujuk ke satire dari Nice Guy Kang Maru yang digambarkan oleh Seo Eungi ketika dia kehilangan ability untuk mengeja dengan benar dan kehilangan memori akan siapa Kang Maru yang sebenarnya). Alhasil karena di banned itu, segala materi promosi, baik judul, behind the scene photo, cover OST, teaser, termasuk official poster drama yangs sudah tersebar dan tayang pun terpaksa di revisi mulai dari episode 3 menggunakan ejaan yang benar yaitu 세상 어디에도 없는 착한 남자 (Nice Guy Who Never Seen Anywhere in this World).


Entah gue perlu minta maaf atau enggak, tapi,
I love Kang Maru more than Descendant of the Sun's Yoo Sijin. 
I love Kang Maru more than Song Joongki himself.
And.. I love Kang Maru more than any fictional character in whole kdrama world. 

Bicara soal Song Joongki, gue mau berterima kasih sama Moon Chaewon dan abang-abang tukang DVD langganan gue di Stasiun Bogor jaman gue SMA dulu yang dengan ambisiusnya merekomendasikan gue untuk nonton Nice Guy dengan agak maksa. Berkat liat wajah Moon Chaewon di covernya, tanpa ragu gue beli DVD nya dan..... diperlihatkanlah gue ini dengan kualitas Song Joongki sebagai aktor. Berkat bucin Nice Guy dan Kang Maru, gue bersyukur bisa menikmati range akting Song Joongki as ACTOR Song Joongki tanpa cawe cawe gimmick apapun, sebelum beliau ini jadi stereotype Hallyu Icon di Indonesia.

Nice Guy bukan drama pertama Song Joongki dan Moon Chaewon yang gue tonton.
Salah satu previous drama nya Moon Chaewon adalah drama yang bikin gue nyemplung ke dunia Kdrama sampai saat ini ; Brilliant Legacy. Gue udah nggak menyangsikan acting melo beliau karena jadi tokoh antagonis sekalipun, beliau sangat berhasil bikin gue simpati. Lalu melihat kembali Moon Chaewon dalam totally dark melodrama, bikin gue makin cinta dan declared being her fans that time.

Song Joongki juga begitu, gue udah sering banget liat dese berseliweran di mana-mana dengan image flower boy nya, mulai dari Running Man sampai on going Sungkyunkwan Scandal di TV ikan terbang.  Selama itu, gue nggak pernah impressive dengan pesona beliau. Sekali lagi, berkat Nice Guy pula gue  melihat sisi lain dari seorang Song Joongki as an actor yang patut banget di kasih tepuk tangan meriah.  Gue dibuat merinding sama range akting beliau yang dulu gue nggak expect ada potensi itu dalam diri beliau. Thanks to Kang Maru yang bikin gue jadi Song Joongki's fan sampai sekarang.

Moon Chaewon adalah satu-satunya K-actress dan Song Joongki satu-satunya K-actror yang nggak pernah gue skip project nya sampai lebih dari satu dekade ini. Thanks to Nice Guy.

Sekarang fokus ke Kang Maru.
Bicara soal Kang Maru ini nggak akan ada habisnya.
Belum pernah gue temuin karakter super complicated, super layered dan dark macam Kang Maru.

Tulisan ini sengaja gue dedikasikan khusus untuk Kang Maru, karakter yang memerlukan banyak pemahaman dan pemakluman dari kita penonton tapi, begitu kita bisa melihat dunia through his eyes, kita nggak bisa untuk nggak jatuh cinta sama dia. Dari Kang Maru, kita akan banyak melihat dan belajar tentang macam-macam bentuk cinta sampai ke bentuk yang gue nggak pernah tahu adanya. Thank for him about that lesson.

Banyak
banyak sekali drama which had well-written stories kalau dibanding dengan Nice Guy.
Nice Guy sendiri nggak punya racikan yang baru dan akan kalah kalau disandingin dengan drama drama jaman sekarang; sangat makjang, old-fashioned dan nggak cocok lagi tayang di tahun-tahun sekarang. Nice Guy ini typical not-for-everyone-drama tapi buat yang berhasil nangkep ceritanya, pasti  bakal nyimpen Nice Guy minimal di TOP 10 drama sepanjang masa atau paling banter, nggak akan pernah bisa lupa perjuangan sosok Kang Maru yang super legend itu.

Bagi gue pribadi, kenapa sampai sekarang gue nggak bisa move on dari drama ini ; it's rare to find drama that had much impact for myself for such a super long time. Sudah lebih dari satu dekade berlalu dan Nice Guy masih punya tempat tersendiri di hati gue. Terlepas dari makjang nya itu, Nice Guy punya beberapa point yang bikin gue menjadi dia best drama all time;
  • Directing. Untuk di tonton sekarang, jelas udah jadul banget vibesnya, tapi bagi gue termasuk yang high quality pada jaman itu. Beberapa mutual gue sampai saat ini masih menyebut  September - November adalah Nice Guy's month karena vibes silent summer dan sendu autumn nya semelekat itu. 
  • OPEN CREDIT bikin merinding dengan theme song yang ikonik. Masih masuk best open credit sepanjang sejarah.
  • OST Various Artist nya masih jadi daily playlist gue. Full credit dari gue untuk Music Director-nim nya karena bener-bener OST Various Artist nya sebagus itu.
  • Chemistry dan tentu aja kualitas acting semua castnya.
  • Yang harus banget dapet full credit dan standing applause selain director, music director dan actors nya ya tentu aja Lee Kyunghee, penulis naskah Nice Guy yang bisa bikin narasi drama ini segitu deep nya. Monolog dan dialog antar tokohnya, hampir semuanya quote-able. Beautifully yet painfully. Gue secara nggak sengaja selalu nonton karya nya Lee Kyunghee; I'm Sorry I Love You, A Love to Kill, dan yang terbarunya Uncontrollably Fond, bagi gue Nice Guy tetep nomer satu. (Update in 2019 : Lee Kyunghee bikin drama baru judulnya Chocolate, ceritanya bagus dan Lee Kyunghee banget). Beliau emang pantes dapet julukan ratu melodrama karena semua karya dia selalu ngasih impact yang cukup wadidaw ke gue dan ke para pecinta melodrama.
  • Perpaduan dari narasi bagus + backsound bagus + akting bagus tentu aja ngehasilin adegan high quality yang kayaknya setiap detailnya perlu dibahas. Sebegitu (nyakitin) bagusnya sampe bikin diri ini kalau engga sesek nafas nahan nangis atau nangis sampe sesek nafas. 
Balik lagi ke judulnya rada unik dan agak kontradiksi;
Nice Guy Who Never Seen Anywhere In This World, pria baik yang nggak akan pernah ada di dunia ini. 

Maksudnya?

Judul itu emang cocok untuk menggambarkan tokoh yang dari tadi gue sebut Kang Maru. Ngeliat Kang Maru dulu waktu gue masih SMA, gue sangat ga setuju dengan judulnya. Karena Kang Maru ini enggak ada baik-baik nya, enggak ada innocent-innocent nya, malah cenderung dingin, manipulated dan licik. Dulu kayaknya gue belum cukup dewasa untuk bisa paham, seiring berjalannya waktu gue akhirnya paham maksud Nice Guy dalam diri Kang Maru ini. Bukan karena dia berhati dan bersifat baik, letak Nice Guy / Innocent Man dalam diri Kang Maru ini adalah karena dia punya cinta yang luar biasa besar untuk orang-orang yang dia cinta dan rela berkorban sejauh itu untuk mereka. Pada akhirnya, dia memang pantas dapet julukan ; 'Nice Guy Who Never Seen Anywhere In This World'.

K-Drama

Aesthetic Drama : Age Of Youth

February 10, 2018

Age of Youth mungkin akan menjadi satu-satunya light drama yang masuk ke list drama favorit sepanjang masa versi gue. Karena gue cenderung lebih gandrung sama adult drama yang konflik nya itu lebih kompleks dan tenti nonton nya lebih tinggi. Kalau Age of Youth ini dari segi alur dan konflik nya ampas banget kalau dibanding dengan Makjang yang biasa gue nonton sampe bisa bikin emosi jiwa. Receh dan teenlit banget.. Tapi yang bikin gue betah banget dan nggak bosen untuk rerun berkali-kali adalah karena... cinematography nya!

Aesthetic banget dengan dominasi warna pastel dan kiyuts parah. Soundtrack nya easy listening, detail propertinya yang dabes, banyak dengan barang-barang imut. Pokoknya girly banget.

Hasil gambar untuk aesthetic drama age of youth

Singkatnya, AOY ini nyeritain ke hidupan anak Kost Belle Epoque dengan segala naik-turun kehidupannya. AOY ini udah ada dua season. Dua-duanya bagus tapi kalau disuruh milih, gue lebih prefer sama Season 1 nya.

K-Drama

KDrama - Who Are You : School 2015 (2015)

June 19, 2015

Ini drama baru beres selasa kemaren. Masih anget banget banget..

Sebetulnya, udah anticipating banget drama ini semenjak beredar rumor Lee Yoo Bi dan Kang Min Hyuk tawaran main drama ini. Ya, Lee Yoo Bi gituloooooh plus Min Hyuk CNBLUE, siapa yang nggak bakal menanti? Cuma sayang, ternyata Yoo Bi lebih milih main bareng Lee Jun Ki di historical drama Scholar Who Walks the Night bareng Kim So Eun dan Chang Min. Beberapa waktu lalu juga sempet baca interview dimana Kang Min Hyuk bilang kalau dia adalah fans berat Kim So Hyun. Yaaa.. nasibmu kang nggak bisa in frame bareng Kim So Hyun yang main School 2015. Siapa suruh nolak tawaran ini? mueeuhehehe...

Siapa yang nggak kenal sama artis remaja yang usia nya empat tahun lebih muda dari gue ini? Nggak tahu kenapa belakangan ini makin sering liat Kim So Hyun. Belum lama ini gue nonton I Miss You *telat banget yang ini emang* ada dia, nonton Suspicious Housekeeper juga ada dia. Dan beberapa drama yang dulu - dulu gue nonton macem Rooftop Prince, I Hear Your Voice juga muka dia semua wkwk..

Ini drama pertama yang gue tonton saat 'on going'. *norak ye? Iya, biasanya gue nonton drama setelah tamat, soalnya gue tipe orang yang kalau udah suka maunya nggak berhenti nonton. Gue nggak mau penasaran tiap minggu demi satu episode, jadi mending nunggu tamat. *ketawa setan. Kali ini gue berhasil ngikutin drama ini dari awal sampe akhir dengan penuh penantian, nungguin setiap Senin - Selasa demi tahu lanjutan ceritanya. Wkwkwk.. Bukannya gue ngefans sama Kim So Hyun atau apa yah, bahkan di drama ini nggak ada cast yang special pengen gue liatin. Untuk kali ini gue nonton drama berdasarkan intuisi gue sendiri tanpa pengaruh siapapun, tanpa rekomendasi siapapun, tanpa liat resensi darimanapun, tanpa liat rating, hihihhiii.. Alasannya sepele sebenernya : pengen bandingin School 2015 ini bakal serame School 2013 nggak sih? Walau agak beda dari ekspetasi gue, dari segi konsep juga ternyata beda dari School 2013. TERNYATA RAME!!

Ceritanya :
Tentang anak kembar yang terpisah sejak kecil. Lee Eun Bi dan Go Eun Byul (dua - duanya diperanin oleh Kim So Hyun). 

Lee Eun Bi hidup di panti asuhan bernama Love House, di salah satu kota pinggiran bernama Tongyeong. Ia menyembunyikan kenyataan bahwa ia korban bullying di sekolahnya. Kang So Young (Joo Soo Hyang) adalah ketua gank yang melakukan bullying tersebut. Walau begitu, Eun Bi adalah pribadi yang baik hati. ramah dan periang.

Lain dengan Eun Bi, Go Eun Byul, hidup bersama ibu angkatnya. Ia adalah salah satu gadis populer Segang High School (salah satu SMU bergengsi di Seoul). Berbeda dengan Eun Bi, Eun Byul adalah gadis yang dingin dan selektif. Eun Byul bersahabat dengan Cha Song Jo (Kim Hee Jung) dan Lee Shin Jin (Lee Cho Hee). Ia juga bersahabat dengan atlet renang nasional mencangkup sahabatnya sejak kecil, Han Yi An (Nam Jo Hyuk).

Suatu hari, Segang High School melakukan trip ke Tongyeong, Eun Byul yang selama ini diam - diam selalu memantau keadaan Eun Bi dari kejauhan jelas ingin menampakan dirinya pada sang saudara kembar. Namun sayang, Eun Byul harus melihat sendiri bagaimana keadaan saudaranya yang mengalami bullying dan hidup mengenaskan, ia tak sanggup menemui adiknya. Hari itu juga, Eun Bi di keluarkan dari sekolahnya karena kasus nya dengan So Young. Saking frustasinya, ia memutuskan untuk melompat ke sungai, bunuh diri, mengakhiri segalanya. Eun Byul yang diam - diam menyaksikan itu akhirnya menolong Eun Bi dengan ikut melompat ke sungai.


K-Drama

KDrama – School 2013 (2012)

February 09, 2014

Alasan gue nonton drama ini, gara - gara nonton Running Man episode 138. Guest Running Man saat itu adalah Kim So Roo, Lee Jong Suk, Kim Woo Bin, Lee Jong Hyun (CN Blue) dan Min Hyorin. Mereka semua adalah pemain Gentleman Dignity, kecuali Lee Jong Suk. Awalnya gue pikir akan jatuh hati pada sosok Kim Woo Bin yang lagi naik daun saat ini. Ternyata gue salah bapak – bapak ibuk – ibuk, gue terjerat oleh Lee Jong Suk! Alhasil, googling drama dia dan ternyata gue punya salah satunya : School 2013 yang teronggok di tumpukan koleksi DVD gue, yang belum sempet gue tonton padahal udah punya dari jaman batu -_- *kebiasaan. Ternyata.. gue ketemu lagi sama Kim Woo Bin disini.

Drama sekolah – sekolahan gini emang harus ada sekuel nya kali ye? Kayak Dream High 1, ada Dream High 2. Reply 1997, ada Reply 1994 (walau yang 94 gak sekolah - sekolahan). Tenyata School juga berentet. Dimulai dari tahun 1999 (saat gue TK). Yang gue nonton ini, School 2013 adalah jilid LIMA nya. School 1 (1999) dilihat dari posternya sangat jadul dan nggak ada satupun castnya yang gue tahu. School 2 (1999) ada Ha Ji Won. School 3 (2000) ada Jo In Sung. School 4 (2002) kembali nggak ada yang gue tahu castnya. Dan setelah sepuluh tahun School 2013 a.k.a School 5 meroket pada tahun 2012 dibanjiri dengan aktor dan aktris kece. Sampai sekarang gue nggak ngerti kenapa namanya School 2013 padahal ini drama airing tahun 2012 dan gue nonton ini di tahun 2014 *maap.
Sekali lagi gue pikir drama ini seperti Boys Over Flower atau Dream High, tapi sekali lagi gue salah besar, jauuuuuh banget dari dua drama yang gue sebut sebelumnya. Walaupun ini drama SMU, tapi drama ini sama sekali tidak mengangkat kisah cinta lawan jenis (pacar - pacaran). Pertama kalinya gue nonton drama yang nggak ngangkat cinta sebagai benang merahnya. Cenderung menceritakan tentang persahabatan, hubungan orang tua dan anak, hubungan kepala sekolah dan guru, hubungan guru dan guru, hubungan antara guru dan siswa, hubungan guru dan orang tua. Awalnya gue mikir ‘kok tema nya serius amat?’ karena menyorot masalah bullying yang kental terjadi di Korea sono, jangan salah, ini nggak monoton untuk di tonton. Rame banget dan penuh pelajaran. Sayangnya DVD gue sangat tidak layak untuk ditonton karena subtitle nya hancur baik inggris atau Indonesia nya -____-“ gue nonton drama ini dengan system tebak – tebak berhadiah.

Menceritakan tentang segala masalah yang terjadi di SMU Seungri, sekolah dengan peringkat terburuk dari 178 sekolah di Korea. Karena predikat itu, kepala sekolah dan guru – guru berusaha meningkatkan peringkat SMU Seungri dengan merekrut guru bahasa korea terkenal, Kang Se Chan, guru terkenal di Gangnam. Dari semua kelas yang ada di SMU Seungri, kelas 2-2 lah pemilik predikat kelas terburuk dari segi akademik. Jung In Jae mendapat mandat untuk menjadi wali dari kelas terparah itu, namun gerakannya yang terkesan ‘lamban’ menyebabkan sang kepala sekolah mengutus Guru Kang untuk menggantikan posisi Guru Jung. Dengan berbagai kerumitan, akhirnya kelas 2-2 memiliki dua wali kelas, Guru Jung dan Guru Kang. Walaupun kedua guru itu berbeda cara mengajarnya, mereka bedua memiliki kekompakan yang hebat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di kelas 2-2.

K-Drama

KDrama - Marry Him If You Dare (2013)

December 30, 2013

Sebelum nya gue mau cerita dulu. Salah satu alasan gue memilih drama korea buat di tonton adalah : Cast nya! Ini penting! Beberapa kali gue nonton drama secara random (dengan nggak tahu siapa cast atau jalan cerita nya) gue akan merasakan hambar luar biasa ketika nonton itu dan drama itu akan berakhir terdampar di tengah tumpukan DVD lain yang entah kapan akan gue nonton lagi. Bukti : Hari ini gue sudah membuat Bad Boy, Good Doctor bahkan The Heirs terkapar mengenaskan! Harus ada minimal, SATU cast yang akan membuat semangat gue timbul untuk nonton drama itu sampai beres. Gue akan semangat nonton drama yang ada : Lee Seung Gi, Han Hyo Joo, Moon Chae Won, Song Joong Ki, karena sejauh ini hanya mereka yang gue suka.

Beberapa waktu kebelakang gue dapet hasutan dari salah satu temen KDramaers gue, Mutiara Puspa Dewany yang selalu menghubungan dan membandingkan antara Lee Seung Gi dan Jung Yong Hwa walau mereka nggak nyambung. Alhasil, saking penasarannya gue sama sosok Yong Hwa CN Blue ituuu, gue sampe dua kali mampir ke lapak cuma buat nanyain 'Marry Him If You Dare' dan gue berhasil nonton drama itu kemarin!

Ceritanya : Na Mi Rae (Yoon Eun Hye) seorang wanita berusia 32 tahun yang belum memiliki tujuan hidup yang jelas. Hingga suatu ketika, Mi Rae kedatangan seorang ajhuma (bibi) yang mengaku dirinya adalah Na Mi Rae di masa depan di tahun 2043.

Na Mi Rae 2043 datang ke masa ini demi mengubah masa depan nya yang buruk. Na Mi Rae 2043 bercerita bahwa ia menikahi orang yang ia cintai, seorang penyiar berita bernama Kim Shin (Lee Dong Gun) tanpa persetujuan kakak Na Mi Rae. Hingga suatu ketika, karier Kim Shin hancur lebur. Ia mendapat masalah di perusahaan televisi tempat ia bekerja dan memiliki hutang 10 milyar. Anak lelaki mereka juga meninggal karena kecelakaan. Karena merasa menderita, Na Mi Rae 2043 menaiki mesin waktu dan kembali ke tahun 2013 untuk mengubah takdir nya. Mi Rae 2043 berharap Mi Rae 2013 menikah dengan orang lain yang lebih baik, yaitu Park Se Joo (Jung Yong Hwa). Chaebol pemilik YBS television yang menyamar menjadi seorang VJ di perusahaannya sendiri.