Movie

Movie - A Werewolf Boy (2012)

June 21, 2013

Dua ribu dua belas memang tahun emasnya Song Joong Ki. Selain namanya bersinar karena sukses membawakan tokoh Kang Ma Ru dalam melodarama 'Innocent Man' yang dapat bertranformasi dari bad boy menjadi good boy atau sebaliknya dengan sangat sangat menakjubkan, kali ini ia lagi - lagi mengambil peran dalam sebuah melofilm berjudul 'Werewolf Boy' yang tayang di tahun yang sama.


Ceritanya :
Kim Soon Yi (Lee Young Ran), seorang nenek berusia 47 tahun yang menetap di Amerika tiba - tiba mendapat telfon dari kampung halamannya, Korea, yang memberitahukan bahwa rumahnya akan dijual. Ia memutuskan untuk kembali ke Korea untuk menuntaskan urusan tersebut. Di temani cucunya, Eun Joo (Park Bu Young. Nah Bo Young ini jadi pemeran Soon Yi remajanya), ia pergi ke desa dimana ia tinggal dulu. Namun perjalanannya kesana membawanya pada memori masa lalunya, tentang cinta pertamanya..

Alur kembali ke masa lalu. Soon Yi remaja (Park Bu Young) terpaksa berhenti sekolah dan pindah ke desa bersama ibu dan adik perempuannya karena kesehatan paru - paru nya yang buruk. Ia tinggal di sebuah rumah yang dibelikan oleh anak teman almarhum ayah Soon Yi, Ji Tae (Yoo Yoen Suk). Ji Tae adalah anak pesohor di desa tersebut, ia pemuda yang angkuh. Ji Tae menyukai Soon Yi karena itu ia membantu keluarga Soon Yi dan selalu beraasumsi Soon Yi akan menikah dengannya, sebagai balas budi pastinya.

Karena tubuhnya yang lemah, Soon Yi menjadi gadis yang pendiam dan tertutup. Ketenangan keluarga Soon Yi kembali terusik karena penampakan seorang pemuda dengan tingkah aneh muncul. Pemuda itu bertingkah laku seperti serigala, ia juga tak bisa berbicara, menulis, dan melakukan hal - hal yang manusia lakukan. Ibu Soon Yi mendengar kabar bahwa pemilik rumah sebelumnya meninggal karena serangan jantung dan terdengar kabar bahwa ia memiliki peliharaan seekor serigala. Pemuda tersebut selalu terlihat kelaparan, badannya kotor dan tak terawat. Ibu Soon Yi berfikir bahwa pemuda itu adalah anak terlantar korban perang Korea. Merasa iba, Ibu Soon Yi memutuskan untuk merawat pemuda itu. Ia tak percaya bahwa menyerahkan anak itu pada polisi membuat kondisi anak itu lebih baik. 


Spectrolite

PENSI 2013 "Spectrolite dimasa kejayaan!!"

May 31, 2013

Tema      : The Brightness of Fantasy world.
Date       : Saturday, 4 of May 2013
Location : SMK Analis Kimia YKPI, Bogor, West Java, Indonesia

Disclaimer : Tulisan kali ini tidak bermaksud dan bertujuan apa - apa. Hanya sebagai serpihan puing kehidupan yang mungkin akan menjadi kenangan di masa yang akan datang. Tulisan ini Insyaallah tidak mengandung unsur SARA, tapi cenderung memihak kepada angkatan SPECTROLITE yang kece maksimal.  Ini hanya usaha untuk meningkatkan kreatifitas menulis dan story telling. Tulisan ini memang banyak kekurangan,  semoga dapat berguna suatu saat dan dapat di sempurnakan di waktu mendatang.
Walau panas matahari.. walau hujan turun lagi.. walau harus dimahari.. SPECTROLITE ku slalu di hati.. :)
devi, gue, sevy, cindy, naima
sama andini
Sama Poppy & Clodina
Tahun ketiga gue merasakan pensi di YKPI. Sebenernya bukan ketiga kali, gue merasa ini yang 'pertama' gue menjadi peserta. Mungkin itu berlaku bagi temen - temen seperjuangan gue kayak Amin, Clo, Emak Haikal, Mama Bear, Muti kembaran gue, Dafinta, mama enong dan temen - temen sebangsa dan setanah air gue yang dua tahun sebelum nya ngerasain gimana rempong nya jadi panitia. This is our time!! Saat nya gue merasakan pensi tanpa beban moral (yang harus siap di kritik guru, alumni, anak - anak, tetangga dan lain - lain)

Daily

18 y.o

January 27, 2013

"Sangeul Cukhae Hamnida!!!!"
"Happy brithday to me! happy brithday to me!!" 
Tanggal 21 Januari kemarin, gue ulang tahuuuuun *dancing!!*Why feel so old?
Merasa belakangan ini melalui hari - hari dengan damai. And believe that God will give all the best for me :D Very relieved pass a few days in peace. Laughing with relief at school, completing tasks thoroughly, doing a lot of things that I like, find any friends anymore, not lonely anymore. Very grateful. Before, I never thought that laughing is a huge boon. So thank you. When I can laugh even once, will feel very very happy.


Hopes to be a better person tomorrow. Not to be better than others, but to be better than I had previously. Wish people all around me are happy, my mom, my dad, my sister, my friends, and everyone. Hoping to always with them. Haaaaah!!! It becomes very expensive lately. :')

After that, I will continue living by doing something good. doing something I love. Doing many things that have not come true in the last year. And many more. Thanks to God who gave me life in this new age. I promise I'll trying not to waste it so as not to regret later.

And the latter, thank you very much for my Mom, Rifqi, Clodina, Muti, Chindy, Resa, Mercy, Annisa, Andi, Bagus and Andri who had made ​​a surprise on the day my birthday. I have never had this before. Very very grateful. 

Thank you for coming, thank you for the cake and gifts from you guys, thank you for your congratulations for me, thank you for your pray, and thank you for everything. I love you guys :)

Movie

Movie - Malaikat Tanpa Sayap (2012)

January 01, 2013

Yuhuuuu... Malem ini tuh malem yang cukup mengharu biru. Ini semua gara - gara nonton Film Malaikat Tanpa Sayap. Waktu itu pas ke tukang DVD, sempet sih udah mau beli DVD nya tapi nggak jadi gara - gara cover nya nggak meyakinkan. Hahaha.. And then, now I am crying like a baby when I watch it. Hhahahaa..
\
Ceritanya klise, tentang orang sakit, cinta, dan pengorbanan. Tapi dipaparin dengan alur yang agak berbeda. Dipadu dengan konflik lain, seperti masalah keluarga, ekonomi, dan persahabatan. Secara keseluruhan sih yang gue bisa ambil dari film ini tentang mengambil keputusan. Kadang kita nggak punya pilihan selain mati, padahal kematian itu pilihan.

Akting nya maudy ayunda dan adipati dolken lebih cetaaaar di film ini dibanding di Perahu Kertas. Justru 'radar neptunnus' mereka lebh berasa disini. Yang gue suka apa lagi? Tentu aja, ada bagian Dewi Lestari sebagai penyanyi 'Malaikat Juga Tahu' yang jadi soundtrack nya.. "Karna kau tak lihat, terkadang malaikat, tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan....."
Review : Vino (Adipati Dolken) tidak terlalu dekat dengan keluarga apalagi setelah papanya, Amir (Surya Saputra) bangkrut akibat ditipu rekan bisnisnya hingga mereka pindah dari perumahan elite ke rumah kontrakan di gang. Mamanya, Mirna (Kinaryosih) justru kabur dari rumah, bahkan tega meninggalkan, Wina (Geccha Qheagaveta), putrinya yang berusia 5 tahun.
Suatu ketika Wina terjatuh di kamar mandi dan dari hasil rontgen Wina diharuskan menjalani operasi, kalau tidak kakinya infeksi dan harus diamputasi. Wina membutuhkan transfusi darah karena pendarahan, sementara golongan darah Wina cukup langka; A rhesus negatif. Vino yang mempunyai golongan darah yang sama, mengajukan diri. Saat itulah, Calo (Agus Kuncoro) yang sedang mencari pendonor jantung mendengar hal itu menawari Vino untuk menjadi pendonor jantung karena ada resipien (calon penerima jantung) yang golongan darahnya sama dengan Vino.
Di rumah sakit itu pula Vino berkenalan dengan Mura (Maudy Ayunda). Sejak Sejak itu Vino merasa hidupnya berwarna. Vino yang awalnya sempat putus asa hingga bertransaksi dengan Calo, mulai goyah. Ia tidak mau mendonorkan jantungnya namun hal itu membuat Calo marah besar.
Suatu ketika, Calo memberitahu pada Vino, jika dia tak jadi mendonorkan jantungnya, maka Mura lah yang akan mati. Sejak itu Vino tahu kalau jantungnya akan di donorkan untuk Mura. Vino goyah, dia mencintai Mura dan ingin bersama Mura, tapi jika dia tidak mendonorkan jantungnya, Mura lah yang akan pergi. Tapi jika dia mendonor, Vino lah yang akan mati.
Karena Vino tahu dia akan segera mati, Vino berusaha memperbaiki hubungannya dengan ayah nya. Endingnya yang keren. Mura dan Vino tetap hidup. Mura mendapatkan donor jantung dari ayah Vino yang sekarat akibat ditembak oleh pacar baru Ibu Vino saat memperebutkan Wina. Cukup bangus film nya. Ini bakal jadi salah satu film indonesia favorit gue. Maju terus perfilman Indonesia.