Experience

Perjalanan Mencari Tempat Kursus Bahasa Inggris

March 15, 2022

Melanjutkan postingan gue sebelumnya tentang hidup gue yang no trilling no expectation and no boyrfriend setelah lulus kuliah ini, jadilah kegabutan gue yang agaknya haqiqi sampai waktu yang tidak ditentukan ini pengen gue isi dengan kegiatan yang sedikit berfaedah. Sebenernya dari lama ada hal pengen gue lakuin tapi sampe sekarang belum kesampean karena gue nggak punya waktu (alias nggak punya management waktu yang baik).

Gue pengen les bahasa inggris lagi.

Dulu gue pernah ambil general english di ILP Bogor lumayan lama dari gedungnya masih di ruko depan rumah sakit salak sampe pindah ke air mancur. Les disana hampir dua tahun berhasil nge improve english gue dari yang cupu, sampe bisa ditahap dimana gue jadi andalan guru english semasa SMAK buat bedah soal UN Bahasa Inggris dan jadi salah satu bocah dengan nilai TOEIC paling tinggi di sekolah. Bagi gue itu salah satu pencapaian mengingat gimana pas SMP gue bener-bener nggak paham grammar dan tenses yasalam -_-

Gue berhenti di Level Intermediate-4 karena waktu itu udah kelas 3 dan prioritas gue saat itu lulus UN, lulus ujian kompetensi dan ngejar SBMPTN. Sayang sebenernya tapi gue nggak sanggup les di dua tempat karena gue nggak mau gila.

Experience

Pengalaman Membuat South Korea Visa

September 27, 2019

Pengalaman pertama gue apply visa ke luar negeri. Yey!
Tragisnya, udah pertama kali, gue melakukannya SENDIRI. Sekali lagi yeorobun, S-E-N-D-I-R-I *jomblo banget gaksi? Wkwkwk.. Maksudnya, tanpa bantuan travel agent ataupun jasa pembuatan visa.

Insyaallah gue berangkat tanggal 1 November 2019 bersama papap dan mamak uwe *ulalaaa~
Pertengahan Juli kemarin, gue chat trip organizer tentang pengurusan visa dan mereka bilang pengurusan visa akan dimulai bulan depan, yang berarti Agustus. Salahnya, sampai akhir Agustus gue sama sekali nggak cek email (soale memori handphone ogut yang super jadul itu penuh jadi email ga bisa masuk otomatis). Lalu di akhir Agustus, tepat di tanggal 30, waktu itu malem Senin, gue cek email dan ternyata Trip Orainzer udah email tentang syarat pengajuan visa dari tanggal 21 Agustus. Mereka siap bantu urus dengan syarat deadline pengumpulan berkas adalah tanggal 2 September.

KAGET DONG GUE~~ T_T
Nggak mungkin gue bisa ngurus ini-itu dalam waktu dua hari. Belum lagi semua berkas gue ada di Bogor dan gue stay di Jakarta. Belum lagi kudu ke bank yang gue yakin ga bisa sekali dateng langsung beres. Belum lagi banyak isu yang bilang kalau applied visa Korea Selatan itu super ribet dan bikin deg-degan parah karena banyak yang nggak di approved. Tapi mau gimana lagi? Dengan modal Bismillah, gue tekadkan untuk ngurus sendiri.


Kalau googling, sudah banyak blog yang membagi pengalaman yang sama, tapi disini gue mau cerita kondisi gue pribadi di minggu-minggu hectic ngurus visa, siapa tahu ada yang punya keadaan yang sama persis seperti gue saat mau mengajukan visa SK.

Berkas-berkas yang harus dikumpulin adalah, sbb :

Experience

My First Cheating Day

October 31, 2018

Gue baru saja melakukan kesalah besar. Bener kata orang, cheating day saat detox nutrition itu emang sangat berbahaya untuk orang dengan self-control lemah macam gue. Terbukti.. Bukan melakukan penggantian glikogen atau nutrisi yang kurang saat detox, gue malah balas dendam.

Dan gue menyesal -_-

College

2/3 ST

August 11, 2018

Gue resmi menjadi alumni KP-IP (Kerja Praktik Indonesia Power) setelah gue menuntaskan sidang KP gue Senin lalu.

Tentang sidangnya (?)
Allah memang sayang banget sama gue. Setelah sidang TA-1 sebelumnya gue merasa dunia nggak adil, akhirnya di sidang KP ini gue merasa "akan datang hari baik" itu emang bener-bener ada. ALHAMDULILLAH LUAR BIASA LANCAR JAYA BEBAS HAMBATAN TANPA ARAL MELINTANG. Gue dapet penguji yang luar biasa baek nauzubillah dan semua pertanyaan yang dikasih ke gue bisa gue jawab dengan lancar jaya. Walau gue sempet gagap sejenak waktu gue jelasin PnID nya HRSG padahal pas latihan lancar jaya kayak orang nyanyi wkwkwk..

Sidang itu momoknya inget gimana katjrutz nya sidang TA-1 gue yang diuji dosen killer sejurusan. Mungkin pada dasarnya gue berjodoh sama si Bapak itu karena termodinamika gue juga ngulang sama beliau, dan perkara KP kali ini juga gue dijodohkan lagi dengan si Bapak yang alhamdulillahnya beliau jadi pembimbing gue :) Kalau jadi pembimbing bapak itu baek sekaly, cuma revisian nya itu tiap hari bertambah-tambah tapi mentok di Pustaka yang bikin gue kudu ubek-ubek handbook lagi -_-

Nggak banyak cerita dari sidang gue yang terlampau lancar itu. Ceritanya banyak ketika gue on-going KP disana Oktober tahun lalu. Jadi, biarkan gue kilas balik tentang apa yang terjadi selama Oktober tahun lalu dalam hidup gue.

10 hari gue jadi Qudha..
Bersama ka Anna teman hidup gue.

Gue KP di PT Indonesia Power UPJP Priok, Jakarta Utara.
KP disini itu... LUAR BYASA ENYAK. 10 hari gue disana penuh suka cita bahkan sampe tahap dimana gue betah banget di ruang TV pojokan.
Hari 1 gue inget digiring sama satpam untuk ke Humas dan disana gue ngasih surat-surat kampus, ngisi data ini-itu dan langsung menuju ke K3 untuk training K3. Hari pertama yang luar biasa menyenangkan karena beres training jam 10.00 kita boleh langsung pulang. Barulah hari selanjutnya gue di giring sama salah satu kakak Humas untuk ke TKP. Dimana lagi kalau bukan di Laboratorium nya. Hari 1 itu, bapak supervisor lab yang harusnya gue temui itu belum dateng jadi kita dibimbing sama duo kakak yang supeeeeer baeeeeek paraaaaaaah Ka Edo sama Ka Dede. Ka Dede anak UMJ juga, anak SMAKBO dan yang terpenting kite sama-sama alumni anak PKL BAYER CIMANGGIS wkwkkw.. Disana gue dijelasin gimana proses yang ada di IP secara umum. Siang nya barulah gue ketemu sama Pak Adi, bapak supervisor yang LUAR BIASA BAIK PARAH YA ALLAH ku tak mengerti lagi mengapa ada bapak-bapak sebaik beliau.. Dan hari-hari selanjutnya, kita mulai immerse dengan situasi dan keadaan.

Experience

Donor Darah

December 31, 2017

Sedekah paling murah itu donor darah..
Gitu kata Ka Anna.


Seperti yang Ka Anna bilang dan seperti beberapa cerita yang pernah gue baca, ketersediaan darah di bank darah masih kurang untuk menyokong kebutuhan. Setiap harinya, banyak orang yang membutuhkan donor, sayangnya di pendonor masih minim. Sampai saat ini kebutuhan darah baru tercapai sekitar 300 kantung/bulan sedangkan kebutuhan PMI mencapai 1000 kantong/bulan.

Dari dulu sebenernya gue udah pengen donor. Waktu SMA, pas gue PKL di Bayer, dalam rangka menyambut hari K3 kalau ga salah, gue sempet daftar donor. Apalah daya ketika berat badan gue waktu itu nggak masuk kriteria untuk bisa donor -_- 

Experience

[Ada Alien] Citizen Journalist Academy 2017 #Energi Muda Pertamina

August 05, 2017

"Ketika anak piyik remehan biskuit bau Acetic Acid yang kemarenan kagak bisa ngerjain ujian Kinetika Reaksi Homogen II, tiba-tiba mental keluar bimasakti, maka yang selanjutnya terjadi adalah.."

Gue cuma mau bilang; dunia itu luas, sob.

Dunia bukan perkara dapetin nilai A di semua matkul.
Dunia itu soal belajar dan terus belajar.

Jadi kemarenan, gue mencoba belajar dengan cara yang lain. Gue ikutan workshop dan audisi Citizen Journalist Academy yang diadakan oleh Pertamina bekerjasama dengan Liputan6 SCTV dan Indosiar.

Pasti banyak yang nggak sadar kalau satu dari ratusan orang yang duduk di bangku empuk Ice Palace itu adalah alien.

College

First Summit : Mt. Gede 2958 mdpl

November 29, 2014

Mt. Gede 2958 mdpl
23 - 25 November 2014

from : adalrico.net
Mau kemana kita?
Ke gunung!
Mau kemana kita?
Ke gunung!
Nyanyi ala ala dora gitu ceritanya.

Kalau Ismi bilang, dia naik gunung untuk membuang kenangan pahit masa lalu nya, kalau gue mah.. apa atuh, cuma pengen jadi anak sok jagoan biar punya embel - embel udah pernah naik gunung. Gue minta di paksa untuk ikut. Minta di paksa ya, jadi gue mau ikut kalau ada orang yang maksa - maksa gue buat ikut. Mueheheee.. Bersama rombongan Teknik Kimia UMJ 2015 (yang isi nya cuma kurang dari dua puluh lima orang) kami memutuskan berangkat balik kampus.

Dengan modal sepatu dan sleeping bag pinjeman ka ara, dan jaket pinjeman bang fateh, gue berangkat dari Johar Baru menuju Stasiun Kramat dianterin Ka Bas buat ketemuan sama Ismi. Kita jalan dari stasiun Kramat menuju Jatinegara (karena ceritinya kita janjian di jatneg) sekitar pukul sembilan malam. Sampai di jatneg, ternyata rombongan yang katanya mau rombongan ke Bogor nggak pada ngumpul dan malah ribut sendiri soal dimana - kemana - sama siapa. Akhirnya kami putuskan (gue, ismi, ka bas, dan bang ali) buat caw duluan ke BOGOR! Okelah, skip aja cerita rumit ketemuannya - karena dijamin posting ini bakaan panjang, maka setelah kurang lebih dua jam terlantar di stasiun Bogor, akhirnya kami berkumpul :')

Experience

Flashback - Praktik Kerja Lapang @PT Bayer Indonesia, Cimanggis - Plant

March 06, 2014

Gegara posting tentang Berocca dan Lee Seung Gi, gue jadi pengen post segala macem yang pernah terjadi selama gue PKL di bulan Juni sampai September tahun lalu. Cuma, saking banyak nya hal eksrem yang pernah terjadi disana, gue tulis yang gue inget aja yaa..

Posting ini telah lulus sensor. Ada hal - hal yang lebih menarik untuk diceritakan tapi tidak bisa dipublikasikan karena mengandung unsur SARA. Hahahaa..

Kenangan di PT Bayer Indonesia..
  1. Dari YKPI cuma bertiga, padahal biasanya banyak (katanya) : Fini, Jakaria, Dea
  2. Gue berangkat tiap pagi sama Dea naik beat putih pink. Dea alus banget bawa motornya.
  3. Waktu jamannya kecelakaan Dul, razia dimana - mana. Gue dan Dea terpaksa muter jalan jauh banget dan merubah rute keberangkatan kita. Ini semua gara - gara Dul!
  4. Hampir siap sore gue sama dea mampir ke rumah Jaka yang 'kebetulan' dibangun nggak jauh dari Bayer. Disana dengan sopan kami sering minta makan.