Thought

(untitled)

October 18, 2015

Hai hai blog ku yang makin usang, aku kembali setelah dua bulan lenyap dari peradaban wkwkw..
Kali ini gue kembali bukan mau review drama atau film kayak biasa, tapi mau promo SIST!!

Jadi begini..
Akhirnyaaaaaa...
Setelah sekian lama, satu dari sekian cerita yang telah lama teronggok menyedihkan di folder - folder beberapa netbook dan laptop gue salah satunya publish! Lebay suer. Jangan kira publish beneran. Hanya tampil dalam halaman wattpad, hanya sekedar FF, baru satu part, nggak lebih dari 2000 kata *sungkem.

Biarkan gue cerita sedikit.
Gue punya masalah dengan self confident. Gue terlahir dengan golongan darah A, Aquarius, di keluarga baik - baik, dan punya karakter Plegmatis - Koleris. Dengan racikan seperti itu, manusia seperti gue cenderung menghindari konflik baik dengan orang lain, lingkungan atau diri sendiri. Menghindari segala hal yang memicu terjadinya gesekan entah fisik maupun batin. Gue nggak suka tantangan, gue benci deadline. Karena dua hal tersebut cenderung menimbulkan percikan konflik yang berujung pada ketidaktentraman jiwa gue.

Intinya pin? -_-
Intinya, gue belum siap.

Belum siap punya fanbase *ditimpuk.

Bukan itu. Gue nggak siap jika harus di desak oleh deadline yang sebetulnya dipasang oleh diri gue sendiri. Gue belum siap memerangi diri gue sendiri.

Yeah, I am such a looser like that. *tolong garis bawahi, kalau perlu di bold.

Menulis. Sejak kecil gue nggak pernah berhenti menulis. Demi apapun, gue sudah menulis puluhan (bahkan ratusan) cerita dan semua hanya dinikmati oleh diri gue sendiri dan berakhir bahagia di tong sampahnya windows.

Menulis adalah satu dari sekian banyak kebahagiaan yang sulit ditemukan di muka bumi ini. Typing just my hobbies, gue nggak mau kebahagiaan langka itu became a bothersome, alias beban karena tuntutan - tuntutan yang sebetulnya diri gue sendiri yang buat.

Sekali lagi, I am such a looser like that
Nggak berani memerangi sendiri, nggak percaya dengan kemampuan sendiri.

Karena itulah...
Gue seneng luar binasa pada akhirnya I reach one of my 2015's goals! (meski tercapainya di penghujung tahun). Meski cuma satu part. Gue cuma penulis abal - abal cemen, udah abal, cemen pula. Nggak keren sama sekali. Setidaknya sekarang sebutannya berubah hanya jadi 'penulis abal' tanpa ada kata 'cemen' nya lagi. Gue belajar untuk membiarkan orang lain menikmati apa yang gue hasilkan dengan hati gue. Siap menerima kritik dan sarannya loooooh

Silahkan diicip racikan pertama chef fini di dunia orange ini : wattpad

Snap

Kota Tua

October 04, 2015

This is not the fist time,
Kota Tua, Jakarta become one of the most visit places in Jakarta. A week ago, seoul_stateofmind visit this place and a week later I just go there, not because I following him, really. This is unplanned trip. Actually, we would like to go to National Gallery of Indonesia but unfortunately it was closed. We start to crazy because we didn't have any idea to go to other place. And automatically we go to Kota Tua..

That day was really hot and CROWDED! That so 'Jakarta'. There was ocean people like will explode. It's really hard to take picture because the building full fill by people~

 I feel relieved maybe because many people start to appreciated Historical Monument like this. Or it just because there was no place to spent weekend? I don't know... Just be possitive.

Snap

Watt Coffee

October 03, 2015

Jadi ceritanya, semenjak gue pindah ke ibukota, gue udah sering browsing sana - sini nyari tempat nongkrong asik buat sekedar duduk - duduk cantik. Tujuannya sih sepele, biar rada kekinian, selagi gue di Ibukota gitu.. Setengah tahun lalu gue pindah ke Senen, Jakarta Pusat, nggak sengaja pas gue check in path, ada sebuah nama coffee shop menyerobok mata gue. Namanya Watt Coffee. Cukup lama udah ada niatan buat dateng kesini tapi apa daya McD Salemba dan Dunkin Donuts Gramedia Matraman masih membabi buta di otak gue.

Jadilah waktu itu tiga jomblo kece gabuang Senen - Percetakan Negara yang terdiri dari gue, Ismi dan Ka Baskoro mutusin buat malmingan disini biar nggak nestapa - nestapa amat sebagai jomblo. Nyebelinnya, Ka Bas malah cukur rambut dan itu lama bener udah kayak ngantri BPJS -_- Akhirnya kembali dengan formasi awal, just Ismi and Me. *again and again

Lokasi nya di Kwitang Raya no 14, Jakarta Pusat
Kwitang?
Ya, terkenalnya emang sebagai lokasi lapak buku klasik yang sekarang udah digusur. Tempat teronggoknya dua Toko Gunung Agung tua yang sering gue jamahi sekedar iseng nyari buku.

Kalau dari arah Cempaka Putih (arah gue) agak ribet, mesti muter dulu ke arah RSPAD karena disimpangan Atrium nggak bisa langsung lurus, waktu itu gue ke Salemba dulu jemput Ismi dan kalau dari arah situ tinggal belok kiri di simpangan Atrium. Kalau dari arah Tugu Tani tinggal lurus. Pokoknya posisinya hampir  mepet sama simpangan Atrium lah. Lokasinya emang agak menjorok ke dalem, plang nya juga nggak gitu gede, kalah gede sama plang kantor pemasaran apartment yang agaknya mau di bangun di Kwitang. Pokoknya cari aja deh itu kantor pemasaran, agak menjorok darisitu bakal keliatan bangunan putih lucuk dan itulah tempatnya.

Pas banget gue dateng kesana agak maleman. Jadi lampu - lampu nya mulai bikin suasana romantis nya mencuat - cuat *sayangnya gue jomblo

Snap

Museum Nasional Indonesia

August 04, 2015

Jadi ceritanya, temen gue yang anak rantau lagi balik ke Bogor, kayak biasanya, dia nggak bisa liburan dengan ngedekem di rumah kayak ikan asin, jadilah entah dapet ilham darimana, tuh anak ngajak gue 'keliling Jakarta'. Garis bawahi kata "keliling" nya, liat paragraf selanjutnya. Oh iya ngomong - ngomong, si ASUS PUTIH (yang warnanya udah kekuningan) punya gue ini lagi ngambek, huruf A nya susah banget di pijit, harus pake kekuatan bulan, jadi maap lahir batin aje kalau lagi asik baca tiba - tiba harus keganggu dengan typo alay.


Gue ijin ke babeh mau main ke Museum Nasional, nama bekennya Museum Gajah. Babeh gue bilang jaman gue kecil gue udah pernah kesana, dengan susah payah gue berusaha mengingat kapan kejadian yang bokap gue maksud tapi nggak ketemu, pas gue tanya ke bokap, "emang kapan pah?" bokap gue jawab. "TK..". Yakali paaaaaah -_-

Planning nya : Museum Gajah > Galeri Nasional > Makan Es Krim Ragusa.
Sekali lagi gue bilang itu cuma planning sodara - sodara. Pada akhirnya gue yang dari rumah cabut jam set. 9 pagi dengan alasan biar keburu ke semua tempat itu nyatanya harus nungguin si Clodina yang nyangkut di stasiun Bojonggede udah gitu nyangsang juga di stasiun Manggarai. KITA JALAN JAM SEBELAS DARI STASIUN JUANDA.

Lokasi Museum Gajah itu masih di sekitaran Monas. Tepatnya di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Naik busway dari Juanda ke Harmoni, transit, naik busway yang ke arah Blok M, cuma satu atau dua shelter gitu langsung turun di halter MONAS. Museum nya bener - bener di depan shelter nya jadi nggak usah bingung nyari gedungnya.

FYI, museum gajah itu bukan berarti isi nya gajah loh yah. Di sebut Museum Gajah karena di depan gedung nya ada patung Gajah (kecil sumpah patung nya, nggak gede looh), yang katanya patung itu berbahan perunggu hadiah dari Raja Thailand.

Summaries

Update Juni 2015

June 30, 2015

[satu] Selamat Berpuasa :D

[dua] Awal bulan kemaren gue nonton Indonesia Open 2015. Post lengkapnya bisa ubek - ubek archive bulan ini

[tiga] UAS BROOOOH UAS!!!!

[empat] KABAR BAIK! Dulu gue pernah nulis tentang Novel yang harus di film-in. Dua minggu lalu gue mengunjungi blog Windry Ramadhina yang memang sering gue pantau, dari situlah kabar baiknya muncul. Salah satu dari list yang gue dalam postingan tersebut bakal jadi kenyataan dalam waktu dekat. Apa itu? LONDON : ANGEL nya Windry Ramadhina. YUHUUUUY BANGET LAAAH!! Buat novel - novel Winna Efendi bukan hal biasa lagi karena sebagian karyanya sudah bertranformasi menjadi bentuk film. Nah, ini pertama kalinya novel Windry di film in. ANTICIPATING!!! Semoga pemilihan cast nya nggak mengecewakan. Dan semoga juga novel mbak Windry yang lain bisa ikut di film-in hihihi

[lima] Gue nggak dapet feel Ramadhan. Disitu gue merasa sedih. Entah karena gue tinggal di Ibukota, dimana bagi sebagian besar orang disini bekerja adalah prioritas utama atau karena kesibukan gue UAS sampe malem bikin gue nggak ngerasain moment tarawih berjamaah di mesjid. Ya disisi itu gue sedih. Gue merindukan hometown gue *ecieilaaaaah*