Dufan : Our Fantasy World

March 05, 2017


Katakan gue norak karena ini adalah kali pertama gue ke Dufan ketika gue udah gede. It means, sebenernya gue udah pernah ke Dufan dulu pas gue umur tujuh tahun, tapi ya lu tahu sendiri sebagai anak tujuh tahun dulu gue nggak bisa naik halilintar karena kepentok sama tinggi badan.
Sekarang ini nggak sulit bagi gue untuk ke Ancol, tinggal naik transjakarta 2 kali, nggak sampe satu jam gue udah langsung sampe di gebang Ancol. Yang jadi masalah adalah, waktu. Berhubung kalang kabut dan kerumitan Audit WHO kemarin berhasil terlewati dengan amat sangat garing, akhirnya gue dan Mila dapet izin cuti sehari.

Everything about Dufan has almost the same. Hampir nggak ada yang berubah dari dufan padahal terakhir kali gue kesana itu lima belas tahun lalu. Ada yang berubah sih, gue ngeliat Bianglala kok jadi kecil ya padahal seinget gue dulu itu gueeedeee banget! It was a perfect day karena gue dateng pas weekday dan DUFAN SEPI!. Hampir semua wahana gue naikin bahkan gue naik Tornado 2 kali dan ngarung jeram 4 kali. Cuma satu yang gue sesali, kenapa gue nggak naik Hysteria berkali-kali juga -_-

Sekarang udah banyak tempat-tempat kayak gini. Sebut aja Trans Studio Banding, etc. Tapi kata Mila, saat lu udah mencoba semuanya, lu akan tetap kembali ke Dufan. Ya, gue rasakan itu. Ada satu hal yang membuat sesuatu di masa lalu kita seolah kembali ke dalam ingatan. Kayak mem-flash-back kembali masa-masa kecil (masa lampau) gue gitu. Magis.

It was something new but familiar. The best part of playing in Dufan is, we can escape from reality for a while, we can be a silly child with riding carousel, laugh and scream to let out something. Dufan is the place with a lot of memories for everyone. Even people like Mila who had come here for 20 times, she never got sick of it.


Ada satu momen yang paling gue tunggu kemaren. Carousel. Ngeliat lampu kekuningan carousel pas langit udah gelap. Carousel is one of the prettiest things in the world I've ever seen. Something magical and romantic showing up trough it.


Dan.. yang paling melesap lelah gue setelah main seharian adalah Fantastico! Pertunjukan lampu LED yang memang di tampilkan ketika Dufan tutup.
 
 

Saatnya kembali ke relita. Kalau hidup itu bukan cuma perkara bersenang-senang :D

You Might Also Like

0 komentar

Comment